Laptop Gaming Terbaik : HP Omen 15

HP Inc.merupakan sebuah perusahaan teknologi yang bermarkas di Amerika Serikat. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2015 dan merupakan kepanjangan dari nama Hewlett Packard. Perusahaan ini bergerak dibidang teknologi dengan produk teknologinya …

Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak Selama Puasa Dengan Beberapa Makanan yang Tak Harus Mahal

Puasa wajib adalah ajaran agama yang tidak bisa ditinggalkan selama seseorang telah akil balig. Kecenderungan seseorang mau berpuasa juga ditentukan sejak kecil. Maka sebagai orangtua perlu mengajarkan sejak dini dengan latihan …

Ingin Melakukan Tune Up Mobil? Ini dia Komponen yang harus ditune Up

Melakukan tune up mobil sangatlah penting. Hal ini karena tujuan utama tune up mobil adalah untuk mengembalikan performa mobil. Selain itu, tune up juga bisa membuat mobil, mesin mobil, dan saringan …

Kunci Cara Mendidik Anak agar Mandiri dan Berani
0 Comments

Secara garis besar latihan kemandirian dan keberanian akan berjalan secara simultan. Dari satu langkah yang sama tersebut diharapkan mampu memberikan 2 hal sekaligus, yakni mandiri dan berani. Namun kebanyakan orang tua tidak menyadari jika hal itu tidak bisa didapat secara instan. Nah berikut beberapa kunci cara mendidik anak agar mandiri dan berani.

  1. Tumbuhkan Basic Trust

Sebenarnya basic trust sudah terbentuk sejak bayi. Meski demikian setelah balita orang tua juga wajib memberikan respons yang positif terhadap kebutuhan si kecil. Dengan begitu anak akan merasa aman. Anak yang merasa akan tentu akan lebih berani dalam menghadapi tantangan yang ada di depannya sekaligus lebih mandiri dalam menyelesaikan masalahnya.

  1. Beri Contoh Konkret

Bisanya orang tua cenderung memiliki kepribadian tertutup dan ciut menghadapi tantangan. Namun dirinya menginginkan si kecil memiliki kepribadian yang mandiri dan berani. Misalnya saja orang tua yang ingin anaknya bisa berenang, namun dirinya sendiri takut dengan air. Jika begini bagaimana mendapatkan hasil yang maksimal?

Jadi jika Anda ingin si kecil lebih mandiri dan berani, jangan lupa untuk memberikan contoh konkret. Dengan begitu maka si kecil akan lebih mudah menirunya. Namun bagi Anda yang tidak bisa memberikan contoh konkret jangan berkecil hati. Sebab masih ada cara lain yang bisa dilakukan. Salah satunya jangan mentransfer ketakutan kepada anak secara langsung.

  1. Tetapkan Batasan Secara Tepat

Larangan yang Anda berikan kepada si kecil juga harus disertai dengan alasan yang logis. Ketika si kecil mengasah keberanian dan kemandirian di luar rumah, jangan takuti dengan hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sebab di usia ini pola pikirnya masih sangat konkret. Ketakutan yang tidak seharusnya akan ditangkap sebagai kenyataan yang benar adanya.

  1. Beri Kepercayaan Pada Anak

Jangan lupa berikan kepercayaan pada si kecil jika dirasa ia memang sanggup melakukannya. Berikan anak kepercayaan dan kesempatan untuk mencobanya. Jangan kelewat khawatir jika si kecil akan melakukan hal di luar batas. Sebab tanpa disadari hal ini akan membuat kepercayaan dan kemandirian si kecil kian teruji.

  1. Jangan Beri Stimulus Terlalu Banyak

Perlu untuk diingat tahapan yang dilakukan si kecil akan berkembang setingkat demi setingkat. Untuk itu jangan berikan stimulus terlalu banyak, sesuaikan dengan tahap perkembangannya. Memberikan stimulus terlalu banyak hanya akan membuat si kecil menjadi bingung dan kehilangan keberaniannya untuk melakukan hal-hal baru.

  1. Jangan Dipaksa

Ada kalanya kemandirian dan kepribadian anak akan berkembang secara perlahan. Jadi jangan pernah paksa si kecil untuk langsung menguasai hal yang diajarkan saat itu juga. Mulailah dari hal yang paling sederhana. Selain itu jangan lupa ingatkan si kecil untuk selalu melakukan hal yang benar. Terlalu sering mengkritik dan memaksa si kecil hanya membuat nyalinya ciut.

Itu dia 6 kunci penting cara mendidik anak agar mandiri dan berani. Jika Anda ingin si kecil lebih mandiri dan berani, pastikan untuk mengikuti beberapa tips di atas. Selain itu, perlu diingat mengajarkan kemandirian dan keberanian pada anak juga berarti memberikan kebebasan pada si kecil untuk mengeksplorasi pengetahuannya.